Indonesia Website Awards

Jualan dulu atau Branding dulu? Marketing Strategy 5.0!

Pilih Jualan dulu atau Branding dulu
freepik

Masih banyak pertanyaan yang sering muncul tentang sebaiknya Jualan dulu atau branding dulu yang biasanya ditanyakan oleh para pebisnis yang baru akan memulai usahanya.

Pilih Jualan dulu atau Branding dulu? Untuk lebih jelasnya, simak lengkap literasi berikut:

Jika kita lihat lagi jualan sendiri memiliki arti yaitu mencari nafkah dengan memperjualkan sesuatu bisa dalam bentuk sebuah produk ataupun jasa. Jualan ini tidak mensyaratkan adanya tatap muka secara langsung antara penjual dan pembeli, entah itu saat menawarkan produknya atau bahkan saat akan melakukan sebuah transaksi, karena di era digital seperti saat ini yang segala sesuatunya sudah bisa dilakukan secara online.

Di era yang segala sesuatunya sudah menjadi sangat mudah termasuk berjualan, sehingga menimbulkan banyaknya produk baru yang bermunculan dan menyebabkan tingkat persaingan menjadi semakin ketat. Karena hal inilah akhirnya banyak orang yang mulai melakukan branding untuk menentukan strategi untuk memperkuat posisinya diketatnya persaingan pasar.

Baca Juga : Pertumbuhan 5 Startup Food Delivery selama Pendemi Covid-19

Selama ini banyak orang beranggapan bahwa branding hanyalah sebuah design logo, slogan, kartu nama, hingga brosur. Bahkan ada yang beranggapan ketika bisnis tersebut telah memiliki logo maka dianggap sudah memiliki “branding”. Sebenarnya memang benar bahwa logo termasuk dari branding, namun logo hanya termasuk sebagai salah satu komponen kecilnya saja. Sedangkan branding sendiri memiliki banyak komponen didalamnya, singkatnya branding merupakan sebuah proses untuk menanamkan image dari suatu brand kedalam benak konsumen.

Kembali ke pertanyaan awal, Jualan dulu atau Branding dulu?

Bagi pelaku usaha yang memiliki modal terbatas maka biasanya mereka akan memprioritaskan jualan terlebih dahulu. Karena dari jualan tersebut mereka akan mendapatkan keuntungan. Biasanya mereka akan memilih untuk melihat kondisi lapangan terlebih dahulu baru kemudian menyesuaikan diri.

Sedangkan untuk pelaku usaha yang lebih leluasa modalnya, mereka akan memilih untuk mempersiapkan brand mereka secara matang terlebih dahulu, seperti menentukan target pasar yang akan dituju, menciptakan slogan yang tepat, menggunakan media promosi yang relevan, membuat design visual yang dapat mewakili produk atau jasa yang Anda tawarkan, karena sebenarnya hal ini merupakan kunci awal yang sangat penting bagi usaha yang sukses.

Bisa disimpulkan bahwa apa yang membuat konsumen membeli produk tersebut adalah karna jualannya, tapi apa yang membuat konsumen membelinya lagi, lagi, dan lagi adalah karena brandingnya. Dengan melakukan branding, Anda dapat memberikan kesan yang disebut dengan brand image.

Dari brand image ini, Anda bisa mengarahkan kesan seperti apa yang ingin Anda sampaikan kepada konsumen, namun tidak bisa dipastikan juga apakah kesan tersebut akan tersampaikan seperti yang Anda inginkan atau tidak. Karena brand image sendiri lahir dari penilaian subyektif konsumen berdasarkan aktivitas branding yang Anda lakukan.

Nah klo anda di posisi saat ini sebagai pengusaha lama ? Mau Branding dulu atau selling dulu nih ?

Yuk sharing di kolom komentar ya pengalaman serunya dari kenapa jualan dulu,atau mungkin ada tips cara menjual produk dengan cepat atau mungkin punya strategi jitu perihal branding journey? Semoga teman-teman calon entrepreneur lainnya bisa termotivasi serta mengambil langkah yang konkrit dalam memutuskan proses yang cocok dalam bisnisnya.

Semoga bermanfaat 🙂

Baca Juga: Digital Marketing: Arti, Jenis, Manfaat, Contoh, dan Strategi Digital Marketing UMKM

Romi
Suka Belajar & Praktik Update terbaru terkait Digital Marketing. Memiliki Passion di bidang Hitam Putih SEO, Pemasaran Media Sosial, Pemasaran Email, Analisis Data, Iklan Google, Iklan Media Sosial, Penulisan Konten, dan Mengembangkan Situs Web.