Indonesia Website Awards

8 Tips Career Switch – Switching Career Tips dari Mantan Karyawan Swasta

Tips Career Switch: 8 Switching Career Tips dari Mantan Karyawan
Foto: Freepik.com, Edited: RMGpage

Tips Career Switch / Switching Career ini merupakan Experience Sharing dari Penulis sebagai salah satu Mantan Karyawan Perusahaan Swasta yang memiliki Pengalaman bekerja selama 12+ tahun.

Career Switch / Switching Career

Career switch / Switching Career adalah proses beralih dari satu profesi atau bidang pekerjaan ke profesi atau bidang pekerjaan yang lain. Biasanya, career switch dilakukan oleh seseorang yang merasa tidak puas dengan pekerjaannya saat ini atau ingin mencoba profesi baru yang lebih menarik baginya.

Proses career switch bisa menjadi sulit karena mungkin diperlukan pelatihan atau pendidikan tambahan, serta mencari pekerjaan baru di bidang yang berbeda. Namun, career switch juga bisa menjadi pilihan yang menyenangkan dan menguntungkan bagi seseorang yang ingin mencoba sesuatu yang baru dan berbeda.

Selain berbeda bidang, orang yang melakukan career switch juga mengalami pergeseran posisi. Misalnya, selama beberapa tahun terakhir kamu memangku jabatan sebagai Manager HRD.

Alasan Career Switch / Switching Career

Adanya fenomena career switch membuka kesempatan bagi banyak orang untuk mencoba hal baru dan belajar dari awal. Selain itu, dengan adanya career switch, orang-orang juga lebih mempunyai peluang untuk menyesuaikan jam kerja, kepuasan dalam bekerja, dan target kerja yang lebih cocok untuk dirinya.

Oleh karena itu, Ketika pekerjaan yang dilakukan setiap hari tidak lagi terasa menyenangkan dan hanya terasa seperti rutinitas, anda mungkin berpikir untuk melakukan career switch, terlebih jika anda adalah tipe orang yang menyukai tantangan.

Selain adanya rasa jenuh, adanya perubahan value dan prioritas juga bisa menjadi alasan bagi seseorang untuk melakukan career switch. Misalnya, kamu yang awalnya sangat mengedepankan pencapaian target boleh jadi berubah dan lebih ingin melakoni pekerjaan yang bisa menghadirkan work-life balance. Seiring berjalannya waktu, value anda sangat mungkin berubah menjadi seperti itu. Hal yang sebaliknya juga bisa terjadi.

Kamu yang awalnya mementingkan kenyamanan dan kesolidaritasan rekan kerja boleh jadi mengubah prioritas menjadi pencapaian secara finansial. Mengingat manusia adalah makhluk yang dinamis, hal semacam ini sangat wajar terjadi. Namun, Apa saja faktor-faktor kita beralih profesi? Simak sampai selesai review saya tentang tips alih Profesi berikut:

Faktor eksternal jadi Penyebab career switch

Tips Career Switch: 8 Switching Career Tips dari Mantan Karyawan
Arkademi Traktir: Wujudkan Impianmu menjadi Seorang Wirausaha

Tidak hanya faktor dari dalam diri manusia sendiri, ada juga faktor eksternal yang menyebabkan terjadinya career switch. Salah satu alasannya adalah adanya keinginan untuk menyelaraskan kemampuan dengan kebutuhan industri. Berkembangnya teknologi sekaligus pandemi Covid-19 menyebabkan beberapa pergeseran di bidang industri terjadi.

Supaya tetap dapat bertahan hidup dan meraih momentum, ada banyak orang yang memutuskan untuk melakukan career switch.

Selanjutnya di masa pandemi ini, ketika banyak terjadi PHK dan Unpaid Leave, mulai banyak peniti karir yang memikirkan untuk melakukan tips Career Switch, yang sebenarnya lebih karena dipaksa oleh situasi.

Faktor kejenuhan dalam menjalani karir

Selain karena kondisi, sebab klasik lainnya adalah karena faktor kejenuhan dalam menjalani karir. Bukan semata jenuh dengan suasana kantor atau rekan kerjanya, melainkan juga jenuh dengan perjalanan karirnya secara menyeluruh.

Kejenuhan tersebut bisa terjadi karena berbagai sebab.

Segalanya menjadi terlalu mudah untuk dilakukan, dan apa yang ada di depan mata menjadi terlalu mudah untuk diprediksi. Di momen seperti inilah, biasanya para peniti karir mulai memikirkan untuk melakukan Career Switch.

Faktor kesadaran pun memainkan peranan penting dalam keputusan Career Switch seorang peniti karir. Misalnya, setelah melalui analisa mendalam, dia sadar bahwa industri yang dia jalani selama ini sudah tidak akan lagi prospektif lagi dalam 2 tahun ke depan.

Baca juga: Alih Profesi Baru yang Siap Kerja di tahun 2023. Cekitdot!

Berpindah dari satu bidang ke bidang lainnya tentu bukan perkara mudah. Ada keharusan untuk belajar dari awal dan kemungkinan turun jabatan. Oleh sebab itu, simak delapan tips berikut ini jika kamu ingin melakukan tips career switch berikut.

8 Tips career switch – Switching Career

Waktu yang dibutuhkan: 5 menit.

Yuk Simak Tips Career Switch / Career Switching Tips dari Seorang Mantan Karyawan Perusahaan Swasta Berikut ini:

  1. Ingat lagi Motif dan Value yang dimiliki

    Jika kamu melakukan career switch karena faktor eksternal, seperti kondisi finansial, pastikan hal tersebut tidak bertentangan dengan value yang kamu punya. Namun Jika kamu melakukannya karena faktor internal, seperti merasa jenuh dan perlu tantangan baru, pastikan bidang pekerjaan yang kamu tuju bisa mengatasi hal tersebut.

    Karena career switch adalah hal yang besar, kamu harus yakin bahwa kamu tidak akan berhenti di tengah jalan.Tips Career Switch: 8 Switching Career Tips dari Mantan Karyawan

  2. Riset dulu Bidang Pekerjaan yang kamu incar

    Sangat Penting dilakukan untuk mengetahui seluk-beluk bidang pekerjaan yang nantinya akan kamu geluti. Kamu bisa melakukan research di internet atau bertanya pada seseorang yang sudah terlebih dahulu bekerja di bidang tersebut.Tips Career Switch: 8 Switching Career Tips dari Mantan Karyawan

  3. Cari Mentor Berpengalaman / Kursus Pengembangan Karir

    Dengan mempunyai mentor, kamu bisa meminta pendapatnya dan menjadikannya bahan pertimbangan. Pengalaman yang ia miliki bisa kamu jadikan pembelajaran sehingga kamu mempunyai gambaran saat melakukan career switch.Tips Career Switch: 8 Switching Career Tips dari Mantan Karyawan

  4. Buat Rencana yang Mantap untuk Direalisasikan

    Kamu bisa mulai menyusun jadwal pelatihan skill atau mencari sumber pengetahuan yang dapat mempertajam kemampuanmu. Buat rencana sedetail namun serealistis mungkin. Tidak perlu terburu-buru, yang penting sesuai dengan kapasitas diri.Tips Career Switch: 8 Switching Career Tips dari Mantan Karyawan

  5. Perluas Jaringan / Koneksi Pertemanan yang Seirama

    Selain bisa mendapatkan lebih banyak informasi, dengan memperluas koneksi pertemanan, kamu juga bisa belajar dari orang dengan berbagai latar belakang juga kemampuan. Semakin banyak belajar, semakin mudah proses career switch-mu.Tips career switch, Perluas Jaringan Pertemanan yang Seirama

  6. Level-Up Skill yang sudah kamu miliki

    Meskipun kariermu berganti, bukan berarti skill yang sudah lama kamu asah tidak terpakai lagi. Tetap pertajam kemampuan yang sudah kamu miliki karena siapa tahu, skill tersebut akan sangat berguna untuk bidang pekerjaanmu yang baru.Tips Career Switch: 8 Switching Career Tips dari Mantan Karyawan

  7. Lakukan Rebranding

    Apabila kamu memutuskan untuk melakukan switch career, kamu perlu melakukan rebranding terhadap resume, CV, atau bahkan profil LinkedIn. Dengan begitu, perusahaan yang berpotensi menjadi tempatmu meniti karier bisa mempertimbangkanmu.Tips Career Switch: 8 Switching Career Tips dari Mantan Karyawan

  8. Ikuti Internship Bila Masih Ragu

    Jika kamu ingin melakukan tips career switch namun masih ragu untuk meninggalkan pekerjaan lama, kamu bisa mencoba untuk mengikuti kegiatan magang. Dengan begitu, kamu bisa mempunyai pengalaman langsung tanpa harus terburu-buru keluar dari pekerjaanmu yang sebelumnya.Tips Career Switch: 8 Switching Career Tips dari Mantan Karyawan

Belajar Switching Career Bersama Arkademi!

Tips Career Switch: 8 Switching Career Tips dari Mantan Karyawan
Arkademi

Penting sekali bagi anda untuk memahami hulu hingga hilir proses beralih profesi, beserta cara menavigasi diri kita sendiri dalam prosesnya.

Arkademi adalah massive open online course (MOOC) platform karya anak bangsa Indonesia.

Belajar di Arkademi berbasis keahlian melalui kelas belajar atau kursus online melalui aplikasi Arkademi berbasis mobile app dan web.

Di Arkademi setiap individu dan lembaga kursus dapat membuka dan mengkomersialkan kelas onlinenya dan menjangkau siswa dari seluruh Indonesia.

Arkademi: Upskill Made Easy

Waktunya Upgrade Keahlianmu Sekarang!

Kembangkan Skill anda sekarang bersama Program Pelatihan / Kursus di Arkademi, berikut beberapa program kursus rekomendasi dari saya untuk didalami:

1. Belajar Desain UI dan UX Website dari Pemula sampai Mahir

Bagi anda yang ingin beralih profesi menjadi Web designer tapi skill yang dimiliki masih terasa kurang, Silahkan mengikuti pelatihan Kursus UI UX secara intensif di platform Arkademi.

2. Menguasai Akuntansi Dasar Lengkap untuk Pengusaha Pemula

Nah buat teman-teman yang ingin membuka usaha sendiri namun skill akuntasinya kurang, cocok nih, memperdalam lagi ilmu akuntansinya dengan mengikuti Kursus Akuntansi di aplikasi Arkademi.

3. Mempelajari Quality Assurance (QA) Produk Digital untuk Menjadi Tester Software

Mengikuti Kursus Quality Assurance (QA) mulai dari metode testing, bugs report, hingga prinsip-prinsip QA itu sendiri. Membantu kamu dalam menambah pengetahuan tentang Quality Assurance agar produk atau layanan yang diberikan memiliki kualitas yang baik dan dapat terhindar dari adanya kerusakan.

Belajar Switching Career Tips ini & Raih Impianmu sekarang di Arkademi.com !

See You on Arkademi!

Kesimpulan:

Tips Career Switch / Switching career adalah proses mengubah pekerjaan atau profesi yang sedang dijalani menjadi pekerjaan atau profesi yang berbeda.

Proses switching career melibatkan beberapa tahap, seperti menentukan tujuan karier yang baru, mencari informasi tentang pekerjaan atau profesi yang diinginkan, dan mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk mengambil alih pekerjaan atau profesi tersebut. Proses ini mungkin juga melibatkan perencanaan keuangan dan mencari peluang kerja yang sesuai dengan tujuan karier yang baru.

Switching career dapat menjadi proses yang menantang, tetapi juga dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan dan memberikan manfaat yang bermanfaat bagi seseorang dalam jangka panjang.

FAQ terkait Tips Career Switch

Switch career apa itu?

Switch career adalah pergantian pekerjaan atau profesi ke profesi yang berbeda. Ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti ingin mencoba sesuatu yang baru, mengembangkan keterampilan yang berbeda, atau meningkatkan penghasilan.

Apa beda job dan career?

Jadi, perbedaan utama antara job dan career adalah bahwa job adalah pekerjaan yang terbatas dalam jangka waktu tertentu, sementara career adalah jalur karier yang lebih luas dan terkait dengan visi atau tujuan jangka panjang seseorang.

Apakah career path penting?

Career path penting untuk meningkatkan kinerja karyawan. Akan tetapi tidak semua perusahaan bisa melakukannya, khususnya perusahaan skala menengah kebawah. Hal ini terjadi dikarenakan minimnya jumlah karyawan.

Apa Manfaat Career Switch?

Banyak manfaat career switch, mulai dari belajar Skill yang baru, Memperluas pengetahuan hingga Menambah koneksi profesional.

Apakah bisa beralih karir menjadi Pengusaha?

Bisa. Dengan menjadi pengusaha, anda dapat mengembangkan ide dan kreativitasnya untuk menciptakan sesuatu yang baru dan bermanfaat bagi orang lain.

Contoh career apa saja?

Berikut contoh career:
1. Akuntan: seseorang yang mengelola keuangan suatu perusahaan atau organisasi.
2. Dokter: seseorang yang bertanggung jawab terhadap diagnosis dan pengobatan penyakit pada manusia.
3. Guru: seseorang yang mengajar dan memberikan edukasi kepada anak-anak atau remaja.
4. Jaksa: seseorang yang bertanggung jawab terhadap menangani dan menuntut kasus hukum di pengadilan.

Apa Itu Arkademi?

Arkademi merupakan platform aplikasi kursus pembelajaran berbasis keahlian baik secara kelas belajar maupun kursus online.

Dimana Tempat Belajar Pengembangan Karir?

Switching career anda bersama Arkademi. Tempat belajar pengembangan diri sesuai minat dan keahlianmu.

Romi
Suka Belajar & Praktik Update terbaru terkait Digital Marketing. Memiliki Passion di bidang Hitam Putih SEO, Pemasaran Media Sosial, Pemasaran Email, Analisis Data, Iklan Google, Iklan Media Sosial, Penulisan Konten, dan Mengembangkan Situs Web.